Sembilan Alasan, Pastor Terry Jones Harus Membakar Kitabnya Sendiri

…Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu… (Al Maa-idah 5:3)

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: “Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahanam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya”. (Ali Imran 3:12)

Kontroversi, kecaman dan ketegangan mewarnai kehidupan sebagian masyarakat AS menyusul pengumuman Terry Jones, Pastur Gereja Gainesville, Florida, untuk membakar Al Qur’an pada peringatan 11 September.

Pastur berusia lansia ini mengatakan bahwa dia ingin ‘mengekspos Islam’ sebagai ‘agama yang doyan kekerasan dan penindasan’.

Terry Jones, sesuai yang dilansir News.au, menuduh Islam dan hukum syariah bertanggung jawab atas aksi terorisme terhadap World Trade Center di New York pada 11 September 2001.

Padahal, aksi Terry Jones sendiri hanya akan mengakibatkan terancamnya stabilitas keamanan Amerika Serikat seperti yang dilansir oleh tvOne, Komandan Perang Afghanistan Amerika Serikat, Jenderal Davis Petraeus, mengingatkan bahwa kehidupan tentara AS akan berbahaya jika gereja evangelis Florida akan melaksanakan rencananya membakar kitab suci Al Qur’an pada peringatan 9/11 Sabtu.

Dikutip dari pernyataan FUI yang dibacakan sekjen FUI Muhammad Al Khathath bahwa Terry Jones bukan saja berencana membakar mushaf Al-Qur’an, tapi juga telah menghina dan mencerca Islam dengan menyatakan bahwa “Islam adalah setan, yang menyebabkan jutaan orang masuk neraka dan Islam adalah agama menipu, agama kekerasan dan itu terbukti,” sebagaimana dikutip BBC awal pekan ini.

FUI menyatakan bahwa Pastor Terry Jones halal darahnya menurut hukum syariat Islam dan wajib bagi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia yang memiliki kemampuan untuk membunuh Pastor Terry Jones dan menyerukan kepada Pemerintah Amerika Serikat untuk menghentikan perbuatan biadab pastur tersebut.

Menanggapi hal ini, saya sangat heran dengan perilaku Mr. Jones yang sungguh berani untuk membakar Kitab Suci Al-Qur’an, bahkan anak beliau sendiri, Emma Jones menyebut ayahnya tidak waras alias gila.

Seperti yang dilansir detikNews, Emma Jones yang tinggal di Jerman, menjelaskan dia sudah mencoba mengirimkan email untuk mencegah rencana ayahnya. Namun email itu tidak dibalas sang ayah. “Ayah saya bukan orang yang mudah menyerah. Sebagai anak saya melihat ada hal baik di dalam dirinya. Tapi saya rasa dia butuh perawatan,” ujar wanita yang berusia 30 tahun ini.

“Saya kira dia sudah tidak waras,” tambah Emma saat diwawancarai Spiegel online dan dikutip reuters, Sabtu (11/9/2010).

Walaupun aksi pastor gila itu untuk mengadakan event internasional “Burn A Koran Day” telah 100% dibatalkan, namun tindakkannya yang telah menyebabkan kekacauan dan kemarahan umat muslim di seluruh dunia tidak bisa dima’afkan begitu saja, apalagi dia telah menghina Islam dengan membuat tulisan besar-besar “Islam is of the Devil” di halaman gerejanya. Dan dia membuat sebuah buku yang berjudul seperti itu.

Seandainya Pastor Terry Jones memiliki otak manusia, pasti dia akan memilih untuk membakar kitab sucinya sendiri dibandingkan kitab suci agama lain. Mengapa demikian? Pastor Terry Jones adalah seorang pemimpin agama salah satu sekte dari ribuan sekte Kristen lainnya. Apapun sektenya, yang namanya berstatus Kristen pasti kitab yang dipakai adalah Bible. Saya punya 9 ALASAN PASTOR TERRY JONES HARUS MEMBAKAR KITABNYA SENDIRI.

1.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena beliau dan jema’atnya pasti tidak membutuhkan Alkitab, mengapa? Karena seluruh ajaran yang ada di Alkitab atau ajaran yang dibawa Yesus bukan untuk mereka.

Sebagai contoh:

Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

Sudah jelas bahwa Pastor Terry Jones dan domba-dombanya adalah asli warga Amerika, bukan bangsa Israel, dan Yesus diutus hanya untuk bangsa Yahudi yang menegakkan hukum Taurat.

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

Bahkan Yesus hanya berdoa untuk bangsa Israel saja:

“Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka (Bani Israel) yang telah Engkau berikan kepadaku, sebab mereka adalah milik-Mu” (Yohanes 17:9).

Allah juga telah menjelaskan bahwa Nabi Isa hanya untuk Bani Isra’il:

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.” (Ali Imran 3:49)

Jadi jelas bahwa Yesus sedang membicarakan bangsa Yahudi agar selalu menegakkan hukum Taurat, bukan kepada orang Kristen karena beliau bukan untuk orang Kristen.

Kesimpulannya, jika Terry Jones dan para dombanya masih percaya pada Alkitab seharusnya mereka menganut agama Yahudi saja supaya bisa masuk surga. Kalau tidak mau, BAKAR SAJA KITABMU!

2.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena beliau dan jema’atnya pasti bukan pengikut Yesus dan tidak pernah mengamalkan perintah Yesus.

Yesus mengajarkan untuk selalu menyembah Tuhan, Allah Yang Maha Esa, bukan menyembah dirinya dan Yesus mengakui dirinya hanya utusan Tuhan.

“Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah Yang Benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada Aku. (Yohanes 14:28)

“Berkatalah Yesus kepadanya: ‘Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti‘ …” (Matius 4:10)

Sayangnya Pastor Terry Jones dan umat Kristen yang lain malah menyembah Yesus bukan menyembah Yang Lebih Besar dari Yesus dan Yang Mengutus Yesus. Ada apakah gerangan dengan Bapak Jones ini?

Dengan tegas Allah mencela orang yang menuhankan Isa Almasih:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putra Maryam“. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putra Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?” Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Maa-idah 5:17)

Bahkan Yesus menjamin neraka bagi orang yang menuhankannya termasuk bagi Pastor Terry Jones dan jema’atnya:

“Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku (Yesus) akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:22)

Pastor Terry Jones beserta jema’atnya juga tidak mengamalkan perintah Yesus yang ini:

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)

Perilaku membakar kitab suci agama lain dan mengejek agama lain dengan membabi-buta tanpa pengetahuan adalah perbuatan menyesatkan, apalagi si Terry ini mengajak orang lain untuk mengikuti kesesatannya. Jika Terry Jones benar-benar mengimani Alkitab, dia harus memotong tangannya disebabkan aksi bejadnya itu.

Yesus disunat pada usia delapan hari.

Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)

Perintah sunat sudah ada dalam Taurat:

Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

Hadist riwayat Abu Hurairah rodiyallahu ‘anhu:

Dari Nabi sholallahu ‘alayhi wasalam, beliau bersabda: “Fitrah itu ada lima perkara: berkhitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan menggunting kumis.” (Shahih Muslim No.377)

Saya yakin Terry Jones dan bala tentaranya tidak ada yang disunat dan lagi-lagi mereka melanggar perintah Tuhan dan tidak mengikuti Yesus. Bahkan, orang yang tidak disunat harus dibunuh:

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

Yesus dan para nabi lainnya juga mengajarkan untuk bersujud apabila berdoa:

Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6)

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3)

Tapi kenyataannya, bagaimana cara Pastor tersebut beserta pengikutnya beribadah di gereja? Pernahkah mereka bersujud? Pasti tidak pernah, karena mereka orang yang sombong:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. (As Sajdah 32:15)

Yesus meninggal dengan cara dikafani.

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)

Di sini, kita mendapat dua point: Yesus meninggal dengan cara dikafani, Yesus adalah orang Yahudi. Pastor Terry Jones ketika mati nanti pasti tidak dikafani, dan dia bukan orang Yahudi.

Nabi Muhammad sholallahu ‘alayhi wasalam pun meninggal dengan cara dikafani pula:

Hadist riwayat Aisyah rodiyallahu ‘anha, ia berkata: “Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam dikafani dalam tiga lapis kain tenun putih yang terbuat dari kapas, tanpa ada baju ataupun sorban. (Shahih Muslim No.1563)

Alkitab juga mengharamkan babi, tapi saya yakin Terry Jones dan beberapa jema’atnya juga doyan makan babi:

Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu. (Imamat 11:7-8)

Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan jangnlah kamu terkena bangkainya. (Ulangan 14:8)

Berbeda dengan Al-Qur’an yang konsisten dengan hukum syari’atnya:

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Maa-idah 5:3)

Pastor Terry Jones lebih baik membakar Alkitabnya dan membuat kitab sendiri serta ajaran baru buatan sendiri karena tidak mengikuti ajaran Yesus dan Alkitabnya. Untuk apa memeluk suatu agama dan mengimani sebuah kitab kalau justru mengingkari kitabnya sendiri?

3.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena selalu mengalami perubahan dan revisi. Bagaimana yang katanya Firman Tuhan dan Kitab Suci tapi harus mengalami editan sedemikian rupa. Apakah saya fitnah? Ini buktinya:

Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. (Imamat 11:7)

Tahukah anda, bahwa sebenarnya ayat ini merupakan hasil revisi atau editan dari Alkitab cetakan lama 1991 yang bunyinya:

Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu. (Imamat 11:7)

Terlihat sangat jelas ada penambahan kata hutan yang mengikuti kata babi pada edisi yang baru, entah apa tujuannya. Mungkin supaya Bapak Terry Jones punya alasan agar tetap bisa makan babi. Kan yang haram cuma babi hutan, kalau babi kota ya nggak.

Coba kita lihat ayat Alkitab edisi baru yang ini (untuk 17+)

“Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.” (Yehezkiel 23:20)

Mari kita lihat ayat sebelum di update terbitan LAI tahun 1970:

“Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan.” (Yehezkiel 23:20)

Padahal kata pelir pada edisi lama sangat jauh berbeda dengan kata aurat pada edisi yang baru. Kita mengenal bahwa aurat adalah meliputi seluruh anggota tubuh yang wajib ditutup pakaian. Dalam Islam misalnya, aurat wanita meliputi ujung rambut hingga ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan.

Sedangkan kata ‘pelir’ lebih spesifik yaitu merujuk kepada kelamin laki-laki. Silahkan anda berpendapat, mengapa LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) tidak mau lagi mempertahankan kata ‘pelir’ dalam Alkitab mereka.

Yang ini pun tidak lepas dari editing:

Dan lagi adalah pada Raja Sulaiman empat puluh ribu kandang akan segala rata baginda dan dua belas ribu orang berkuda. (1 Raja-raja 4:26)

Direvisi menjadi:

Lagipula Salomo mempunyai kuda empat ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda. (1 Raja-raja 4:26)

40.000 menjadi 4.000?

Dan yang ini juga:

…Maukah engkau suatu bala kelaparan tujuh tahun lamanya berlaku dalam negerimu? (2 Samuel 24:13)

Direvisi menjadi:

…”Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? (2 Samuel 24:13)

Allah telah berfirman mengenai hal ini:

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Al Baqarah 2:79)

4.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena penuh dengan kontradiksi antara satu ayat dengan ayat lainnya.

Ini hanyalah salah satu contoh dari ribuan kontradiksi lainnya:

Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (2 Samuel 8:4)

Bertentangan dengan:

Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (1 Tawarikh 18:4)

Bahkan waktu kelahiran Yesus pun mengalami kontradiksi, menurut catatan yang ada dalam Injil Lukas 2:1-20, Yesus dilahirkan ketika diselenggarakan sensus penduduk di wilayah Syiria dan Palestina atas perintah Kaisar Augustus (27 SM – 14 M) sekitar tahun 7 M (759 Romawi), setelah Kaisar Herodes Archelaus (4 SM – 6 M) dipecat oleh pemerintah Romawi dan Yudea secara langsung dijadikan wilayah propinsi Roma. Sebaliknya, Injil Matius, Yesus dilahirkan pada masa pemerintahan Kaisar Herodes Agung (37 SM – 4 SM), ayah dari Kaisar Herodes Archelaus yang wafat pada tahun 4 SM (749 Romawi).

5.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena dia berani membakar Al-Qur’an dengan alasan bahwa Al-Qur’an mengajarkan perang dan terorisme. Apakah dia pikir Alkitab tidak pernah mengajarkan perang?

Beginilah firman Tuhan semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir.

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai. (1 Samuel 15:2-3)

Dan ajaran perang yang ini yang Pastor Terry Jones tidak sadar telah menghujat Alkitabnya sendiri dengan mengatakan bahwa Islam mengajarkan pembunuhan:

Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya;

dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.

Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan.

Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini.

Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas. (Ulangan 20:12-16)

Bahkan Pastor Terry Jones menghujat Islam mengajarkan pembunuhan dengan mengatakan bahwa Islam mengajarkan untuk merajam dan menghukum mati orang yang murtad.

Dari Ibnu Mas’ud rodiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam bersabda: “Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa saya (Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasalam) adalah utusan Allah kecuali dengan tiga sebab: Orang tua yang berzina, membunuh orang lain (dengan sengaja), dan meninggalkan agamanya berpisah dari jama’ahnya. (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Saya yakin pastor gila ini tidak pernah membaca Alkitabnya sendiri:

Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya,

dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;

dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel,

maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kaulempari dengan batu sampai mati. (Ulangan 17:2-5)

Tidak cukup sampai disitu.

Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,

salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,

maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,

tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.

Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu. (Ulangan 13:6-10)

Pastor sesat ini juga sempat mengejek bahwa Islam adalah agama setan dan menipu, tapi kenyataan malah membuktikkan sebaliknya. Rasul Paulus mengajarkan bahwa semakin dosa berlimpah, maka karunia Tuhan semakin melimpah ruah:

“Dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah” (Roma 5:20).

Bahkan Yakub, nenek moyang Yesus pernah melakukan penipuan agar mendapat berkat:

(Kejadian 27: 1-40) Ribkah yang adalah menantu Ibrahim itu pilih kasih kepada anaknya. Dia lebih mengasihi Yakub daripada Esau, anak sulungnya.Karena Ishak sudah tua dan sudah tidak bisa melihat, maka sesuai dengan tradisi turun-temurun, dia harus memberkati anaknya yang sulung, yaitu Esau. Tetapi, dengan sangat liciknya Ribkah dan Yakub menyusun rekayasa jahat agar yang diberkati oleh Ishak adalah Yakub itu.

Maka dengan satu tipuan ulung, Yakub dapat mengelabuhi Ishak yang sudah buta, sehingga dia dianggap sebagai Esau, akhirnya Yakublah yang diberkati oleh Ishak sebagai anak sulung yang istimewa, leluhur bangsa Yahudi, nenek moyang Yesus.

Inilah Terry Jones, hanya bisa menghujat kitab agama lain tapi tidak tahu isi kitab sendiri; melihat semut di seberang lautan, tetapi tidak melihat gajah di depan mata.

6.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena tidak sesuai apabila kitab yang dipakai olehnya masih diimani hingga sekarang.

Menurut Alkitab, langit memiliki tiang:

Tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengang oleh hardik-Nya. (Ayub 26:11)

Entah ini asli Firman Tuhan atau tidak yang jelas sangat bertentangan dengan Firman Allah dalam Al-Qur’an:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (Luqman 31:10)

Bumi pusat tata surya:

“Lalu Yosua berbicara di hadapan bangsa Israel: “Matahari berhentilah engkau di atas Gibeon dan engkau bulan di atas lembah Ayalon!” Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu tertulis dalam Kitab Orang Jujur?” (Yoshua 10:12-13)

Menurut ayat di atas bulan tidak bergerak, padahal kita semua tahu bahwa bulan mengalami tiga pergerakan, yaitu rotasi, revolusi mengelilingi bumi, dan revolusi mengelilingi matahari. Sejarah mencatat, Rabu, 22 Juni 1632, vonis terhadap Galileo dijatuhkan dan ia dikenai hukuman rumah karena telah mengganggu keimanan umat.

Bumi berbentuk kotak, memiliki empat sudut:

Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi. (Yesaya 11:12)

7.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya, karena saya sangat yakin dia dan pengikutnya tidak akan dapat melakukan hal-hal seperti berikut untuk membuktikkan bahwa mereka benar-benar beriman pada Yesus dan Alkitab

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu”. (Matius 17:20)

“Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya di atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:17-18)

Jangankan memindahkan gunung, minum racun, dan memegang ular, berhadapan dengan Osama bin Laden pun pasti dia akan sembunyi di balik pantat si muka sepatu, George W. Bush.

Seandainya Tuan Yesus masih hidup hingga sekarang pasti beliau akan malu sekali memiliki penyembah seperti si Terry Jones dan pengikutnya ini.

Jadi saya sarankan kepada Bapak Jones dan pengikutnya, daripada membakar kitab suci orang lain lebih baik buktikkan dulu keimanan anda dengan melakukan seperti ayat Alkitab di atas. Kalau tidak bisa berarti anda bukan orang beriman dan lebih baik untuk membuang kitab anda sendiri.

8.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya dikarenakan terlalu banyak ayat-ayat yang mengandung kejanggalan, entah asli firman Tuhan atau telah diobrak-abrik tangan jahil manusia. Kemungkinan besar kebanyakan warga Amerika dan Eropa beralih menjadi atheis dan sebagian menjadi muslim dikarenakan ayat-ayat tersebut.

4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka. “

4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: ‘Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa -bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana. “

4:14 Maka kujawab: ‘Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi. “

4:15 Lalu firman-Nya kepadaku: “Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya. ” (Yehezkiel 4:12-15)

Dan ayat ini yang memberikan sifat aneh tentang Tuhan:

“Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?” (Kejadian 18:17)

Bukankah Tuhan memiliki sifat Maha Tahu? Kenapa Dia harus berpikir? Jelas ini bukan firman Tuhan.

Patutkah Tuhan memiliki sifat seperti ini?

“Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.” (Yesaya 42:14).

Tuhan punya sifat lupa?

“Ah, betapa Tuhan menyelubungi puteri Sion dengan awan dalam murka-Nya! Keagungan Israel dilemparkan-Nya dari langit ke bumi. Tak diingat-Nya akan tumpuan kaki-Nya tatkala Ia murka” (Ratapan/Nudub Yeremia 2:1)

Tuhan menyuruh untuk menikahi pelacur?

“Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN” (Hosea 1:2).

“Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis” (Hosea 3:1).

Lihatlah dialog antara Tuhan dengan Abraham:

Abraham: Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar di dalam kota itu ? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu ? Jauhlah kiranya daripada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian daripada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?

Tuhan: Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.

Abraham: Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada-Mu, Tuhan, walaupun aku debu dan abu. Sekiranya kurang lima orang dari lima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?

Tuhan: Aku tidak memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana.

Abraham: Sekiranya empat puluh didapati di sana ?

Tuhan: Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu.

Abraham: Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana ?

Tuhan: Aku tidak akan berbuat demikian, jika Aku dapati tiga puluh di sana

Abraham: Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana ?

Tuhan: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu.

Abraham: Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana.

Tuhan: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.

Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham. Dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya”. (Kejadian 18:22-33)

Terlihat Abraham sedang menceramahi dan mengkritik Tuhan dengan kata-kata yang menyindir “Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?

Sangat berbeda jika kita melihat dari sisi pandang Al-Qur’an mengenai Abraham:

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (Ali Imran 3:67)

Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”. (Al-Baqarah 2:131)

Kisah aneh tentang Nabi Nuh:

Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya. (Kejadian 9: 20-21)

Itu semua hanyalah segelintir ayat-ayat yang diimani Pastor Terry Jones tetapi dia tidak mau membakarnya.

9.       Pastor Terry Jones harus membakar Alkitabnya karena ada beberapa ayat yang tidak pantas dibaca untuk anak usia di bawah umur.

(WARNING, JUST FOR 17+)

Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

Sosok tubuhmu seumpama pohon kurma dan buah dadamu gugusannya.

Kataku: “Aku ingin memanjat pohon kurma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugsan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel. (Kidung Agung 7:6-8)

Sebenarnya ada banyak, tetapi saya tidak mau dibilang menghujat agama lain. Lagipula saya tidak mau mengotori blog saya yang sederhana ini dengan kata-kata yang tidak pantas untuk diperlihatkan secara vulgar..

Tetapi, mengapa Pastor Terry Jones tidak mau membakar Alkitabnya.

Seandainya Pastor Terry Jones  disuruh untuk menunjukkan kekurangan Al-Qur’an, niscaya dia tidak akan menemukannya barang satu ayatpun. Lalu, mengapa dia memilih untuk membakar Al-Qur’an dibandingkan kitabnya sendiri? Karena memang begitulah sifat orang yang buta dan tuli.

Al-Baqarah :6. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

Al-Baqarah :7. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka[20], dan penglihatan mereka ditutup[21]. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

Al-Baqarah :18. Mereka tuli, bisu dan buta[27], maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar),

Al-Baqarah :120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

2 responses to this post.

  1. Posted by abuanjeli on 17 September 2010 at 9:33 am

    Itulah orang yang telah tertutup hatinya dari cahaya Illahi. Dia akan selalu mencari alasan dan keras kepala.

    Balas

  2. Posted by Rooh Jeet Peesun on 31 Oktober 2010 at 12:33 pm

    Saya ingin menambahkan bagian berikut ini:

    Bumi pusat tata surya:

    “Lalu Yosua berbicara di hadapan bangsa Israel: “Matahari berhentilah engkau di atas Gibeon dan engkau bulan di atas lembah Ayalon!” Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu tertulis dalam Kitab Orang Jujur?” (Yoshua 10:12-13)

    Jika kita membaca ayat-ayat sebelum dan sesudahnya, kita akan mendapat gambara jelas bahwa Allah menghentikan hari di kedua tempat tersebut selama sehari semalam. Saat itu adalah menjelas Sabbath. Pada saat hari Sabbath datang di luar kedua tempat itu, hari di kedua tempat itu masih jum’at. Gibeon dan lembah Ayalon merupakan pusat kehidupan yang menjadi acuan manusia saat itu. Itu yang kemudian di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah menjadikan Jum’at sebagai penghulu hari. Artinya sejak saat itu, hari suci beralih dari Sabtu ke Jum’at.

    Itulah tafsir yang ditulis oleh Ellen G. White. Tafsir ini juga dimuat dalam Catholic Encyclopedia dan sejumlah buku yang kebetulan saya lupa judulnya (semua buku tersebut diterbitkan oleh badan-badan kristen, BUKAN ISLAM).

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: